Pola Penggunaan Antibiotik di Puskesmas pada Salah Satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur: Analisis ATC/DDD
Abstract
ABSTRACT Antibiotics are commonly used in primary healthcare facilities; however, irrational use may increase the risk of antimicrobial resistance. This study aimed to describe antibiotic use patterns in primary healthcare centers in one district of East Nusa Tenggara Province using the Defined Daily Dose (DDD) per 1,000 inhabitants per day indicator. This retrospective descriptive observational study used 2024 drug utilization data from Drug Use and Request Reports (LPLPO) of 12 primary healthcare centers and was analyzed using the ATC/DDD method in accordance with World Health Organization guidelines. The results showed that amoxicillin had the highest consumption (0.75 DDD/1,000 inhabitants/day), while ciprofloxacin and cefadroxil were used at lower and uneven levels. The DDD per 1,000 inhabitants per day indicator is effective in describing antibiotic consumption in primary healthcare settings. Keywords: Antibiotics, Primary Healthcare Centers, ATC/DDD, Drug Utilization. ABSTRAK Antibiotik merupakan obat yang sering digunakan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, namun penggunaan yang tidak rasional dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola penggunaan antibiotik di puskesmas pada salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan indikator Defined Daily Dose (DDD) per 1.000 penduduk per hari. Studi observasional deskriptif retrospektif ini menggunakan data Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) tahun 2024 dari 12 puskesmas dan dianalisis dengan metode ATC/DDD sesuai pedoman WHO. Hasil menunjukkan bahwa amoksisilin memiliki tingkat konsumsi tertinggi (0,75 DDD/1.000 penduduk/hari), sedangkan siprofloksasin dan sefadroksil digunakan dalam jumlah lebih rendah dan tidak merata. Indikator DDD/1.000 penduduk per hari efektif untuk menggambarkan konsumsi antibiotik di pelayanan kesehatan primer. Kata Kunci: Antibiotik, Puskesmas, ATC/DDD, Penggunaan Antibiotik.
// Source
Authors: Marselinus Suratama Leyn, Rika Yulia, Eko Setiawan, Fauna Herawati
Institutions: University of Surabaya