Doktrin Akhir Zaman (Eskatologi): Kajian Teologi Sistematika dan Penerapannya bagi Umat Kristen Masa Kini
Abstract
Doktrin akhir zaman atau eskatologi kerap dipahami secara keliru, baik dengan menjadikannya bahan spekulasi tentang tanggal dan tanda-tanda zaman maupun dengan mengabaikannya sama sekali. Penelitian ini bertujuan memaparkan secara sistematis pengertian eskatologi, dasar alkitabiahnya, rangkaian peristiwa akhir zaman, ragam pandangan teologis tentang milenium, dan penerapannya bagi kehidupan umat Kristen masa kini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kepustakaan terhadap buku teologi sistematika, artikel jurnal, dan teks Alkitab yang dianalisis secara deskriptif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa eskatologi mencakup dimensi individual dan dimensi umum, bertumpu pada kesaksian Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta bermuara pada empat peristiwa pokok: kedatangan Kristus kembali, kebangkitan orang mati, penghakiman terakhir, dan penciptaan langit dan bumi yang baru. Premilenialisme, amilenialisme, dan postmilenialisme berbeda dalam menafsirkan Wahyu 20, tetapi sepakat bahwa kedatangan Kristus adalah kepastian. Doktrin ini membentuk lima sikap hidup, yaitu kesiapsiagaan, kekudusan, pengharapan, kasih dan pengampunan, serta keterlibatan dalam misi dan pelayanan. Eskatologi dengan demikian berfungsi sebagai sumber pengharapan yang membentuk karakter, bukan sekadar informasi tentang masa depan.
// Source
Authors: Fatma Handriani, Dara Dara, Laudya Gresiana Putri, Cimut Destriana, Sarmauli Sarmauli
Institutions: Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya